10 Tips Agar Android Tidak Cepat Panas

Tips Agar Android Tidak Cepat Panas | Bagaimana cara mengatasi hp android yang cepat panas? Mungkin pertanyaan ini muncul pada benak anda. Istilah ini sering dikenal dengan sebutan Overheat atau panas berlebih yang memang sering menjadi masalah pada ponsel anda. Nah maka dari itu, disini kami hadir untuk memberikan solusi sederhana yang mungkin akan sangat membantu sehingga hp anda menjadi lebih dingin dan mempunyai kinerja lebih maksimal. Seperti apa dan bagaimana? Mari kita simak tips-tips berikut ini.

10 Tips Agar Android Tidak Cepat Panas

Jika menelisik pada produsen yang mengeluarkan produknya, mereka sudah mengantisipasi akan adanya ledakan pada ponsel. Hal tersebut salah satunya disebabkan karena ponsel terlalu panas. Nah dalam hal ini banyak dari produsen tersebut yang mendesain produk keluaran terbarunya dengan sistem yang lebih ringan dan bahkan disematkan pula program pendingin yang bisa menjadikan ponsel mempunyai kinerja lebih optimal. Nah dikarenakan overheat sendiri bisa memicu ledakan, tentu memerlukan tindakan antisipasi yang seharusnya dilakukan oleh para pengguna.

Tips Agar Android Tidak Cepat Panas

Dalam hal ini ada beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk memperoleh performa android menjadi lebih maksimal serta terbebas dari overheat. Seperti apa saja tips tersebut? Berikut kami sudah merangkumnya untuk anda.

1. Charge Ponsel Dengan Benar
Secara tidak sadar ada begitu banyak pengguna android yang mengoperasikan ponselnya ketika di charge. Padahal tindakan tersebut bisa membuat ponsel menjadi lebih cepat panas. Maka dari itu, sudah sepantasnya anda mawas diri dan mencegah hal tersebut supaya baterai lebih awet dan hp tidak cepat panas. Pada tips charger ponsel ini, ada beberapa langkah lanjutan yang bisa anda terapkan. Beberapa diantaranya ialah :

  • Gunakan Charger Original. Tips ini akan sangat membantu dalam mencegah adanya kerusakan pada elemen baterai. Kapasitas yang berlebih akan membuat baterai lebih cepat soak (Drop). Jadi charger original lebih dianjurkan untuk melakukan pengisian baterai.
  • Gunakan Charger dengan tegangan lebih rendah. Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan kapasitas baterai dan kemampuan untuk menyimpan listrik. Meski pada dasarnya bisa lebih cepat melakukan pengisian, namun hal tersebut juga akan menjadikan baterai cepat habis. Jadi apabila charger ori (bawaan pabrik) anda sudah rusak, pilihlah penggunaan charger yang outputnya lebih rendah.
  • Cabut Charger jika sudah penuh. Masalah ini sering kali menjadi hal yang dianggap remeh oleh para pengguna smartphone. Padahal membiarkan baterai terisi dalam keadaan penuh akan menggganggu kalibrasi pada baterai. Bahkan bisa pula membuatnya lebih cepat rusak. Tipsnya ialah cabut baterai jika sudah penuh dan hindari mencabut ponsel ketika sedang dalam pengisian.
  • Pilih Powerbank yang sesuai. Sama halnya memilih charger dibawah kapasitas original, disini pemilihan power bank juga sangat penting untuk anda perhatikan. Usahakan volatase keluar lebih kecil dibanding dengan charger original.

2. Install Aplikasi Seperlunya
Dalam hal ini ada begitu banyak para pengguna ponsel yang mengira bahwa aplikasi tambahan akan mebuat kinerja android menjadi lebih maksimal. Padahal aplikasi tersebut hanya akan memakan kapasitas ram dan menjadikan kinerja ponsel lebih lambat. Terlalu banya aplikasi aktif akan membuat ponsel bekerja sangat berat dan menjadikannya cepat panas. Jadi gunakanlah aplikasi sesuai kebutuhan serta buang yang sekiranya jarang dipakai.

3. Matikan Ponsel
Mungkin tips ini terlihat sangat sederhana, namun terkadang tidak terpikir bagi sebagian orang. Membiarkan ponsel dalam keadaan aktif terus-menerus akan membuatnya lebih cepat panas. Hal tersebut bisa dipengaruhi oleh begitu banyak hal, seperti penuhnya cache pada aplikasi, durasi pemakaian yang lebih lama, dan masih banyak lagi yang lainnya. Jadi matikanlah ponsel anda sejenak atau sampai ponsel anda benar-beanr dingin sebelum dinyalakan kembali.

4. Gunakan Baterai Original
Jika memang sudah terpaksa, maka penggantian baterai sangat perlu anda lakukan. Dalam hal ini anda harus menggantinya dengan yang asli supaya sesuai dengan kebutuhan sistem didalamnya. Apabila anda memilih produk yang tidak sesuai, jangan heran jika selalu terjadi masalah pada ponsel anda. Meski pada dasarnya saat ini lebih banyak penggunaan baterai tanam pada keluaran terbaru, maka untuk menggantinya anda harus berkonsultasi dengan penyedia supaya memperoleh baterai yang memang benar-benar cocok.

5. Kurangi Penggunaan Paket Data
Kondisi online mungkin akan membuat anda lebih senang dalam menggunakan ponsel. Tapi tahukah anda jika kondisi tersebut akan membuat baterai anda lebih cepat panas? Coba anda bandingkan sendiri lebih cepat panas mana menggunakan paket data atau Wifi. Disitu anda akan menemukan selisih yang cukup signifikan karena pada saat paket data aktif, maka ponsel akan menarik signal lebih berat. Tips ini bisa bisa anda dukung dengan mencari lokasi yang lebih banyak signal. Atau bisa juga dengan memilih sambungan wifi agar ponsel bekerja lebih ringan.

6. Hindari Penggunaan Cover Pelindung
Meski terlihat aman dan menarik, namun penggunaan cover justru akan membuat sirkulasi udara terhambat. Dalam hal ini lebih baik anda melepas cover tersebut dan gunakan pelindung yang sekiranya tidak membuat hp panas. Kami rasa penggunaan tempered glass pada layar saja sudah cukup.

7. Simpan Ponsel Pada Area Terbuka
Tips ini akan sangat membantu dalam mengurangi dampak overheat pada android. Sebab pada umumnya anda membiarkan ponsel dalam keadaan online. Jadi penempatan ponsel pada area tertutup seperti dompet, saku, dan sejenisnya akan menjadikan ponsel anda lebih cepat panas. Simpanlah pada area terbuka atau paling tidak cari lokasi yang menggunakan air conditioner (AC).

8. Matikan Sambungan Internet Jika Sedang Tidak Digunakan
Hal ini sebenarnya sangat perlu anda lakukan, meskipun sambungan internet bisa menghubungkan anda dengan rekan-rekan kerja. Tapi bagaimana jika anda hendak tidur dimalam hari? Mungkin sebaiknya anda matikan terlebih dahulu paket data atau sambungan wifi anda.

9. Matikan Update Otomatis
Secara tidak sadar, ada beberapa jenis aplikasi yang melakukan pengunduhan otomatis ketika anda sedang online. Dalam hal ini anda bisa menyetingnya dengan membuka playstore (google playstore). Matikan update otomatis dan lakukan update manual bagi aplikasi yang dibutuhkan saja. Selain membuat kinerja ponsel lebih ringan, tentu hal ini juga mencegah terjadinya overheat pada ponsel.

10. Lakukan Factory Reset
Kembali pada pengaturan pabrik merupakan salah satu cara terakhir yang bisa anda terapkan. Meski bisa menghilangkan semua data aplikasi, namun hal ini akan membuat ponsel kembali pada kinerja optimal seperti layaknya masih baru. Settingan bisa anda cari pada menu pengaturan atau menerapkan cara pintas yang bisa anda cari di internet.

Nah mungkin hanya itu saja yang bisa kami lampirkan terkait tips supaya ponsel android tidak cepat panas. Semoga berguna dan membantu bagi anda yang membutuhkan.

Leave a Comment